Studi Spasial Penyebaran Vektor Pada Lingkungan Penderita Malaria Di Kota Bitung

Sambuaga, Joy and Rambi, Elne Vieke and Pitreyadi, Sadukh J. (2019) Studi Spasial Penyebaran Vektor Pada Lingkungan Penderita Malaria Di Kota Bitung. PROSIDING SEMINAR NASIONAL I KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PENYAKIT TROPIS. pp. 302-308. ISSN ISBN: 978-623-92590-0-6

[img] Text
a3f16b41604556dab15b4aa5a7c6bbff.pdf

Download (9MB)
Official URL: https://semnaskesling.poltekeskupang.ac.id/index.p...

Abstract

Malaria adalah penyakit kronis dan akut yang disebabkan oleh protozoadari jenis Plasmodium. Secara alami, Plasmodium sp.ditularkan kepada manusia oleh vektor nyamukbetina dari jenis Anopheles sp. Berdasarkan data Profil Kesehatan Kota Bitung tahun 2015, jumlah temuan penderita dengan gejala malaria dalam kurun waktu tahun 2014-2015 mencapai 5071 kasus dan 569 yang terkonfirmasi positif dengan ditemukan infeksi P. falciparum 81%, P. vivax 15%, dan Campuran 4%.Secara umum kondisi geografis Kota Bitung memiliki dataran dengan sedikit berbukit, terdapat muara-muara sungai, rawa dan pada musim kemarau ditemukan kobakan air bekas galian pasir. Dilihat dari kondisi geografis Kota Bitung sangat dimungkinkan untuk menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Anopheles sp. Penelitian ini bertujuan untuk menspasialkan/memetakan penyebaran kejadian malaria, lokasi dan kondisi lingkungan fisik dan kimia breeding placesvektor malariadi lingkungan penderita Malaria Di Kota Bitung. Populasi penelitian adalah Penderita malaria di Kota Bitung pada bulan April sampai bulan Oktober tahun 2016. Sampel ditentukan secara Accidental Samplingyaitu Penderita malaria pada bulan April sampai bulanAgustusyang datang memeriksakan diripada di Puskesmas dan RS yang ada di Kota Bitung yang berjumlah 30 penderita. Hasil penelitian menunjukkan penyebaran kejadian malariadan breeding placesvektor malariaDi Kota BitungTahun 2016 terspasialkan, kondisi lingkungan fisik (Suhu dan kelembaban) pada breeding placesAnopheles sp. di daerah pemukiman penderita malaria adalah Suhu 24,20C -28,60C, kelembaban 78%-87%, Kondisi lingkungan kimia (pH dan salinitas) pada habitat Anopheles sp. di daerah pemukiman penderita malaria di Di Kota Bitungadalah pH berada di kisaran 6,3-7,9dan salinitas 0-14‰, Jenis breeding places terdiri darisawah,sungai, rawa-rawa dan tambak. Disarankan bagi masyarakat agar supaya memperhatikan dan meningkatkan kesadaran akan hal-halapa saja yang dapat menyebabkan terjadinya malaria dan melakukan kegiatan pencegahan malaria seperti pembersihan lingkungan secara rutin minimal 1 minggu sekali.

Item Type: Article
Subjects: Penelitian
Depositing User: Admin Poltekkes
Date Deposited: 02 May 2023 09:13
Last Modified: 02 May 2023 09:13
URI: http://repository.poltekkes-manado.ac.id/id/eprint/1140

Actions (login required)

View Item View Item